vulkanisir mojokerto vulkanisir madiun vulkanisir jombang vulkanisir ban perak vulkanisir ban margomulyo

20180512 1536091019074533 300x300 - Artikel

Niatnya ngirit malah merugi

Berbagai cara akan dilakukan oleh perusahaan agar dapat menekan sekecil mungkin biaya operasionalnya.Semakin besar sebuah perusahaan, maka akan semakin besar pula beban biaya operasional yang

Read More »
09062015 HarianJOgja Razia ANgkutan 01square 300x300 - Artikel

SK Dirjen Baru, Boleh Ban Vulkanisir

SK Dirjen Baru, Boleh Ban Vulkanisir Sumber : https://www.truckmagz.com/sk-dirjen-baru-boleh-ban-vulkanisir/ Pada tanggal 15 Mei 2017 lalu, Pudji Hartanto Iskandar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan menetapkan

Read More »

vulkanisir mojokerto vulkanisir madiun vulkanisir jombang vulkanisir ban perak vulkanisir ban margomulyo

toko ban surabaya adalah toko yang menjual ban di surabaya. toko ban murah surabaya hadir untuk memenuhi kebutuhan ban dari armada truk. ban truk surabaya akan hadir di surabaya ban yang bagus adalah ban yang awet.

dimana membeli ban di surabaya, ban awet apabila diberi tekanan ban yang cukup sehingga ban memperoleh tekanan yang rata di semua permukaan ban. 

ban vulkanisir dan banpoo adalah perusahaan melayani pengiriman mulai dari waru . 

ahmad yani bungurasih ban jemursari ban wonokromo ban diponegoro arjuna jembatan merah . 

perak indrapura angkutan truk. belanja beras belanja sembako truk, muatan kiriman truk ritase surabaya

Tapi saat ini semua ban yang dipakai tak ada yang berwarna putih. Baik ban untuk kendaraan bermotor maupun tidak. Ke manakah perginya ban berwarna putih dan mengapa jadi hitam?

Dilansir Zing, karet murni ternyata memiliki kelemahan karena cepat aus dan tidak tahan gesekan besar. Selain itu juga mudah keras dan retak, sehingga menyebabkan banyak masalah dan ketidaknyamanan bagi pemilik mobil.

Kemudian pada tahun 1915 ditemukan inovasi untuk membuat ban lebih awet, yakni menambahkan zat yang bisa menahan abrasi. Sehingga ban memiliki umur lebih panjang 4 sampai 5 kali.

Jenis bubuk karbon hitam itu dicampur dengan karet untuk membuat ban. Campuran bahan itu bisa menyumbang sekitar 30 persen dari volume ban.

 

Selain warna putih, pada tahun 1950, bahkan warna ban lebih beragam. Ada oranye, merah, dan kuning. Tapi sayangnya, meski menarik ban dengan warna-warna gonjreng itu lebih cepat kaku dan berubah warna.

Setelah diteliti, ban berwarna-warni itu juga punya umur lebih pendek ketimbang ban warna hitam. Hal itu lantaran karet berwarna akan bereaksi kimia dan mengubah sifat ban, jika bercampur dengan senyawa berbasis ozon dan sinar inframerah dari matahari.

Maka, ban berwarna tak lagi dipasarkan. Selain karena tidak bisa bertahan lama, harganya juga bisa selangit.

Dalam perkembangannya pun, produsen sempat memberikan campuran senyawa lilin. Sebab senyawa itu disebut bisa menciptakan lapisan pelindung antara udara dan permukaan polimer dari ban. Nah proses tersebut dijuluki mekar.